Mendefinisikan Masalah Penelitian
Bab 3. Konsep dan Analisis untuk Mendefinisikan Masalah Penelitian
Ringkasan *)
Penelitian ilmiah mensyaratkan bahwa kita menempatkan proses pengembangan ide baru yang subyektif menuju cara kerja yang logis terhadap tantangan dan pertanyaan melalui debat dan pengumpulan data baru. Ini merupakan proses yang berkelanjutan dan pengulangan antara beberapa axiom dan data yang digerakkan ke depan melalui 4 proses, yakni: imagination, investigation, comparison, dan deduction. Pengembangan pengetahuan tersebut melalui 3 pernyataan: (1) axioms, sebagai suatu pengetahuan yang telah diteliti dan terdefinisikan. (2) postulates, sesuatu yang kita inginkan untuk diteliti, (3) data statements, berupa suatu penjelasan mengenai bagaimana data akan dikoleksi dan digunakan untuk menilai sebuah postulate.
Untuk memulai suatu penelitian kita harus membuat sebuah konsep dan analisa. Axioms dan postulates harus didifinisikan dan sebuah diskripsi yang diberikan dari data statement disyaratkan dapat untuk menguji postulates. Kunci dari difinisi ini adalah sebuah analisa kritis dari konsep yang digunakan. Komponen dari konsep memberikan jaringan koneksi diantara beberapa axiom serta antara axioms dan postulates. Konsep dapat diklasifikasikan menurut status dari fungsinya dalam penelitian. Seperti: apakah telah diteliti dengan baik (konsep dari hasil penelitian), baru saja dikonstruksi dari imaginasi (konsep dari hasil imajinasi) ataukah hasil pengukuran. Klasifikasi konsep memungkinkan kita untuk memberikan dan mendiskripsikan pengetahuan tentang subyek yang akan kita teliti dan apa saja yang akan diukur. Cara untuk melogikakan dan menganalisanya secara statistik kemudian terbuka.
*) diterjemahkan dari Scientific Method for Ecological Research. E. David Ford. 2000.
- January 22nd
Leave a Reply